Melalui kolom Ruang Baca di website resminya, Joki Pedia ingin berbagi bahan bacaan gratis dan mengajak teman-teman semua untuk rajin membaca buku. Joki Pedia menyediakan fasilitas ini sebagai bentuk keprihatinan terhadap masyarakat Indonesia yang lemah dalam hal literasi dan dalam rangka memudahkan akses belajar dan menimbah pengetahuan sebanyak mungkin dari ketersediaan buku elektronik yang ada di hadapan teman-teman semua. Oleh karenanya mohon dimanfaatkan sebaik-baiknya, dan berikut adalah ebook (sesuai judul) yang bisa teman-teman baca.
| JUDUL | PRICE ACTION |
| PENULIS | Beni Setiawan |
| PENERBIT | |
| ISBN |
Apa Itu Price Action?
Penggunaan price action atau pergerakan harga dalam trading adalah langkah terbaik
untuk melihat kondisi tren. Price action juga merupakan salah satu bukti nyata dalam
mengenali momentum dan volatilitas market. Jika price action begitu bisa diandalkan,
kenapa kita tidak mencobanya? Bagaimana langkah-langkah awal untuk mencoba
price action? Yang perlu diketahui, trading dengan strategi price action bisa diterapkan pada
time frame apa saja, tetapi sangat dianjurkan untuk menggunakan time frame
daily mengingat akurasi data dan sinyal yang dihasilkan bisa diandalkan. Selain itu
price action juga cocok dan mudah diterapkan dalam pasar forex karena lebih banyak
terjadi pola trending yang kontinyu dibanding dengan pasar lainnya.
Agar sukses mempraktikkan cara ini syaratnya adalah sudah mengerti dan memahami
dengan baik tentang "pengetahuan dasar forex" seperti: arah gerakan harga biasa
disebut tren, hubungan antara harga dengan hambatan yang biasa disebut resistant,
hubungan antara harga dengan dukungan harga yang biasa disebut support. Selain itu
perhatikan pula, apakah harga sedang berada di daerah jenuh beli (overbought) atau
sedang berada di daerah jenuh jual (oversold).
Price action ini ada banyak versi dan variasinya. Salah satu contohnya adalah pin bar,
fakey (false/palsu) dan inside bar. Price action sendiri merupakan singkatan dari harga
itu sendiri. Pergerakan harga (price action) dapat diibaratkan seperti pasang air, mulai
dari riak (ripples), kemudian gelombang kecil (wave), dan puncaknya gelombang
besar (tide). Pada akhirnya, kembali menjadi gelombang kecil dan riak.

Komentar
Posting Komentar